Viral, Status Media Sosial Komisioner KPU Parimo Diduga Saling Sindir

oleh -
Gambar Ilustrasi

Beritaplano, Parigi Moutong – Sindir menyindir bahkan saling nyinyir seolah menjadi hal lumrah di kalangan masyarakat. Namun, yang membuat prihatin fenomena ini juga menjangkiti para pejabat.

Yang terkini viral sejumlah status di media sosial (facebook), masyarakat seolah dipertontonkan status baku sindir para pejabat penyelenggara pemilu yang tak lain adalah para komisioner KPU Kabupaten Parigi Moutong.

Status sindir menyindir tersebut diduga erat hubungannya dengan perhelatan pemilihan Ketua Komisioner KPU Parigi Moutong yang baru saja digelar.

Diketahui, Abdul Chair harus lengser dari kursi ketua KPU Parigi Moutong karena keputusan DKPP, sementara Sulfiana menjadi pemenang dalam rapat pleno pemilihan Ketua KPU Parigi Moutong.

Salah satu komisioner KPU Parigi Moutong, Abdul Gafur dalam unggahannya di Facebook (Rabu 20/10/2020) menyampaikan bahwa dalam perhelatan pemilihan ketua KPU Parigi Moutong, dirinya belum terpilih sebagai ketua.

Namun Gafur mempertegas, bahwa dirinya sudah menunjukan dan membuktikan kepada dunia, bahwa sebagai anak Desa dan anak petani telah siap lahir batin untuk menjadi seorang pemimpin.

“KPU Parigi Moutong telah melakukan rapat Pleno Pemilihan Ketua Periode 2019-2024. Salah satu yang mencalonkan diri dalam perhelatan tersebut adalah saya. Alhamdulillah Saya belum terpilih sebagai Ketua tapi setidaknya saya sudah menunjukkan dan membuktikan kepada dunia bahwa saya anak Desa dan anak petani telah siap lahir bathin utk menjadi seorang pemimpin, hanya saja Allah blm berkehendak. Hikmah yg saya bisa petik dari perhelatan ini, boleh jadi belum saatnya saya jadi Pemimpin oleh karena usia saya masih muda, belum mampu mengontrol emosi dan kemungkinan dipersiapkan oleh Allah SWT, menjadi pemimpin masa depan. Aamiin,” tulis Gafur dalam halaman beranda Medsos Facebook pribadinya.

Sementara, Dirwan Korompot yang juga duduk sebagai komisioner KPU Parigi Moutong, dalam unggahan status media sosial Facebook pribadinya, mengatakan pemenang membuat komitmen, pecundang membuat janji.

“Bagi saya, hal yang lebih buruk dari pada kematian adalah penghianatan. Kamu tahu saya bisa memahami kematian, tetapi saya tidak bisa membayangkan penghianatan,” tulis Dirwan Korompot didinding linamasa facebook pribadinya.

Selain kedua komisioner yakni Abdul Gafur dan Dirwan Korompot yang terlihat mengunggah status didinding linamasa facebook pribadi. Mantan ketua KPU Parigi Moutong, Abdul Chair juga nampak ikut menggunggah status dilinamasa facebook pribadinya.

“Ayo bangkit, pemenang adalah orang yang selalu belajar dari kesalahan, bukan mencari alasan untuk membela diri sendiri,” sebut Abdul Chair di medsos facebook pribadinya.

Unggahan tulisan di media sosial pribadi para komisioner KPU sontak viral di bicarakan di sejumlah kalangan masyarakat. Bahkan tak hanya ramai dibicarakan di warung kopi, namun status mereka juga ramai di bicarakan di group-group WhatsApp.

Menanggapi hal tersebut, Abdul Gafur yang dimintai tanggapan soal viralnya status tersebut menurutnya, tulisan status di dinding facebook pribadinya sama sekali bukan untuk menyindir siapa-siapa.

“Benar status saya soal pemilihan ketua KPU yang kemarin digelar, tapi tidak ada maksud menyindir siapapun dari status saya itu,” ujar Gafur via telepon genggamnya.

Sementara Dirwan Korompot mengatakan, status yang diunggah di facebook pribadinya merupakan status ungkapan hati .

“Artinya status itu ungkapan hati, mengingatkan kepada seseorang bahwa penghianatan itu sangat kejam,” ujar Dirwan.

Sementara, mantan ketua KPU Parigi Moutong, Abdul Chair mengatakan terkait status para komisioner yang jika dianggap masyarakat tidak pantas disampaikan oleh seorang pejabat apalagi menyandang status sebagai pejabat penyelenggara pemilu, pihaknya mewakili komisioner KPU Parigi Moutong meminta maaf.

“Saya mewakili teman-teman komisioner KPU Parigi Moutong meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan masyarakat yang mungkin dilakukan secara tidak sengaja oleh teman-teman komisioner atas unggahan status di media sosial. Sekali lagi atas nama KPU Parigi Moutong, kepada seluruh masyarakat kami minta maaf,” ungkap Abdul Chair via telepon genggamnya.

*FR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.