TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong Lakukan Pembinaan Kader

oleh -6 views

Reporter : Sam’Udin

PLANO Kasimbar – Tim Pengerak PKK Kabupaten Parigi Moutong melakukan pembinaan bagi kader yang ada di desa dan wilayah kecamatan Kasimbar, Sabtu (1/2/2020) di gedung Pogombo Kecamatan Kasimbar.

Kegitan tersebut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong Noor Wachida Prihartini Samsurizal Tombolotutu yang didampingi Sekretaris Dinas PMD Kabupaten Parigi Moutong Yakub, sejumlah Kepala Desa Wilayah Kecamatan Kasimbar, Tutor TK/ Paud, Ketua TP-PKK Kecamatan Kasimbar Ratna Yumba.

Camat Kasimbar Abdul Manan Daeng Malindu dalam sambutannya mengatakan, seluruh PKK agar memusatkan perhatiannya pada hal-hal yang berkaitan dengan pembinaan PKK di desa demikian juga kepada Kader Posyandu, Kader KPM maupun Tutor TK/paud.

Sebab kata dia, Kader yang tergabung dalam program kerja PKK merupakan mitra kerja pemerintah yang memberikan konsribusi nyata terhadap pemerintah dan masyarkat.

“Dengan adanya pembinaan yang di gelar oleh Tim TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong sebagai ajang pertemuan antar kader yang ada di 18 desa yang tersebar di Kecamatan Kasimbar, untuk membangun dan berkordinasi dalam mengembangkan kreatifitas dan inovasi program kerja PKK untuk mewujudkan keluarga yang madiri menuju masyarakat yang sejahtera,” jelasnya.

Sementara itu, ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong Noor Wachida Prihartini S. Tombolotutu bahwa pembinaan diberikan kepada kelompok Kerja disetiap desa yang ada di Kabupaten Parigi Moutong untuk meningkatkan kualitas sumber daya Mausia ( SDM ) dalam pengurus PKK Desa.

“Agar selalu berpartisipasi dalam kegiatan, pembinaan yang dilakukan terhadap seluruh pokja yang sudah terbentuk, diharapakan kepada Kader KPM yang ada di 18 Desa yang tersebar di wilayah Kecamatan Kasimbar berawal dari kader Pos Yandu paling tidak sudah mengerti, sudah tau mengisi KMS dan sebagainya,” urainy.

Dikatakannya, kader KPM diberikan insetif lebih besar karena tidak hanya bertugas di Posyandu tetapi juga wajib mendatangi rumah-rumah masyarakat atau ibu hamil dan balita yang timbangannya kurang untuk penanganan yang cepat.

“Disampaikan pada suaminya sehinga suaminya itu bisa memberikan motivasi, tanggung jawab berkomunikasi dengan isterinya sebagai ibu hamil atau anak yang timbangan kurang, suami dilibatkan,” ujarnya.

Demikian juga kata dia, pendataan rumah yang memiliki jamban dan tidak, memiliki akses air bersih dan mengetahui persis kondisi ekonominya yang kemudian dilaporkan ke kepala desa jika termasuk keluarga yang rentan.

“Oleh karena itu Kader KPM merupakan perpanjang tangan pemerintah. Para kader harus terjun ke masyarakat dan juga melaporkan hasilnya kepada kepala Desa agar supaya pemerintah Desa mengetahui kondisi masyarakatnya,” imbaunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *