Sesuai Instruksi Bupati, Pasar Karoe Desa Bolano Resmi Ditempati

oleh -0 views

PLANO, Parigi Moutong – Bupati Parigi Moutong H. Samsurizal Tombolotutu menginstruksikan kepada Camat Bolano Drs. Sudarso agar pasar karoe yang sudah lama terbangun di Desa Bolano segera ditempati.

Menyikapi hal itu, pemerintah kecamatan melakukan mediasi dengan pedagang dan masyarakat, sehingga hari selasa (22/19) kemarin pasar karoe yang ada di Desa Bolano ditempati oleh para pedagang untuk berjualan dan bangunan lama yang ada di pasar lama sebagian telah di bongkar.

Sebelumnya para pedagang ini melakukan transaksi jual beli di pasar lama bertempat di trans sulawesi Desa Bolano yang aktivitasnya sangat menganggu pengguna jalan. Namun setelah ada bangunan baru aktivitas jual beli mulai tertata rapi.

Proses pemindahan pasar tersebut dilakukan pemerintah Kecamatan Bolano bersama aparat kepolisian dan Satpol-PP. Pada proses pemindahan pasar itu pemerintah dan kepolisian tidak mengalami hambatan, masyarakat koperatif terhadap aturan yang sudah dibuat.

Sementara itu, Camat Bolano Drs. Sudarso mengatakan pemindahan pasar karoe berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala apapun. Sebelum melakukan proses pemindahan para pedagang ini kata dia, pemerintah kecamatan sesering mungkin melakukan sosialisasi dan mediasi kepada pedagang untuk menempati pasar yang baru.

“alhamdulilah walaupun dengan waktu lama melakukan mediasi dan intruksi bupati yang mana segera mungkin menempati pasar yang baru tersebut, olehnya dengan semangat kami dari pemerintah kecamatan untuk menyahuti intruksi tersebut akhirnya terlaksana. Masyarakat dan pedagang menyetujui penempatan pasar baru tersebut”. Terangnya.

Dihari pertama beroperasinya pasar, terlihat semua pedagang menempati fasilitas yang telah disediakan seperti pedangan pakaian, ikan dan daging serta pedagang campuran, walaupun sudah ditempati ada beberapa permintaan dari para pedagang dan pembeli berupa akses jalan masuk sangat sempit perlu ada perluasan dan meminta kepada pemerintah untuk di buatkan tempat parkir motor dan mobil karena saat ini belum tersedia,” pintahnya.

Terkait itu kata dia, para pedagang diminta bersabar dan pemerintah kecamatan berjanji akan segera melaporkan kepada Bupati Parigi Moutong atas permintaan tersebut.

(Humas Parigi Moutong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *