Sayutin : Bupati Parimo Harus Karantina Wilayah, Selamatkan Ratusan Ribu Jiwa Rakyat

oleh -104 views
Ketua DPRD parigi Moutong Sayutin

Reporter : Faradiba

PLANO, Parigi Moutong – Melihat angka kasus covid-19 di Indonesia yang setiap harinya bertambah banyak, dan kini sudah ada dua orang yang di nyatakan positif corona di Sulawesi Tengah. Karena itu, pemerintah daerah Kabupaten Parigi Moutong didesak segera bergerak cepat dan tegas untuk menyelamatkan ratusan ribu jiwa rakyat Parigi Moutong. Jangan sampai pemerintah daerah terlambat mengantisipasinya.

Hal tersebut disampaikan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong, Sayutin Budianto yang dihubungi media ini, Minggu ( 29/3/2019).

“Bupati Parigi Moutong harus segera karantina wilayah, tidak bisa tidak. Semua akses jalan yang masuk ke Parigi Moutong harus di Lokcdown. Ini bukan persoalan main-main. Kita sekarang tidak boleh memberlakukan aturan setengah-setengah,” ungkap tegas Sayutin via telpon genggamnya.

Lanjut Sayutin, pihaknya sangat sepakat dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh Bupati Toli-Toli, Ale Bantilan, yang dimana beliau sudah melakukan karantina wilayah selama 14 hari kedepan. Seharusnya dalam situasi seperti ini Bupati Parigi Moutong sudah harus bertindak seperti itu.

“Akses jalan hanya bisa dibuka untuk hal yang sifatnya emergency, seperti mobil ambulace, mobil pemadam kebakaran, dan mobil pemuat bahan logistik. Untuk masyarakat yang mau melintasi sebaiknya jangan di kasih. Terlalu besar resiko jika akses lintasan hanya diberlakukan sistem buka-tutup jalan,” terang Sayutin.

Menurutnya, jika pergerakan orang tidak segera dibatasi dengan cara Lokcdown, dikhawatirkan virus corona akan terus menyebar ke berbagai pelosok di wilayah Parigi Moutong. Sehingga, sikap paling ideal yang harus dilakukan oleh Bupati adalah karantina wilayah.

“Saya berharap, jangan sampai kita terlambat dalam hal memutus mata rantai virus ini, sehingga biaya yang harus dikeluarkan jadi lebih besar dibanding melakukan karantina wilayah,” tutup Sayutin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *