Rekrutmen Panwascam, Bawaslu Diduga Abaikan Keterbukaan Informasi Publik

oleh -5 views
Konsultan Hukum, Hasbar ( Foto : Eli Leu)

Reporter : Eli

PLANO, Parigi Moutong – Selain dugaan melanggar sejumlah aturan, LBH Parigi Moutong menilai Bawaslu juga mengabaikan keterbukaan informasi bagi publik (masyarakat) terkait proses perekrutan Panwascam 2019.

Hal itu diungkapkan konsultan Hukum LBH Parimo, Hasbar kepada sejumlah media, minggu (8/12/2019). Dia mengatakan, LBH Parimo mendapatkan sejumlah informasi dan menerima mandat sebagai kuasa hukum dari peserta yang merasa tidak puas dengan hasil perekrutan Panwascam.

Menurut Hasbar, Bawaslu diduga mengabaikan UU keterbukaan informasi publik dengan tidak transparan mengumumkan hasil tes CAT dan wawancara ke masyarakat.

“Meski aturannya tidak jelas seharusnya hasil CAT dipublis untuk diketahui masyarakat. Hasil CAT tidak dipublis padahal ada UU KIP,” ujarnya.

Kata dia, akan timbul persepsi yang berbeda-beda dimasyarakat jika hasil dari tes tersebut tidak dibuka kepala khlayak umum. Pasalnya dari beberapa informasi yang didapatkan pihaknya, sejumlah peserta yang diloloskan, lebih rendah hasil tes CATnya disbanding yang tidak diloloskan.

Meski kata dia, penilaian lain seperti tes wawancara kemungkinan besar paling tinggi, ada baiknya masyarakat bisa melihat dengan jelas berapa nilai yang diberikan untuk peserta.

“Bahkan ada oknum komisioner Bawaslu yang tidak bertanya pada peserta sewaktu dilakukan tes wawancara. Misalnya ada tujuh orang yang diwawancara, ada oknum komisioner tidak bertanya pada salah satu peserta tetapi diduga memberikan nilai. Itu tolak ukur penilaian dari mana?,” kata dia.

Selain itu, dengan tidak diumumkannya nomor perengkingan 4 sampai 6 untuk persiapan PAW Panwascam, hal itu dinilai akan berpotensi ada pelanggaran dikemudian hari.

Sebelumnya diberitakan, LBH Parigi Moutong menemukan sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan Bawaslu karena meloloskan peserta yang masih memiliki posisi strategis ditempat lain yang berpotensi terjadi rangkap jabatan.

Bawaslu terkesan mengabaikan sejumlah aturan lain seperti UU nomor 7 tahun 2017 pasal 117 tentang pemilu, tetang syarat-syarat Panwas, UU Desa nomor 6 tahun 2014 tentang desa kemudian diekplisitkan ke Permendagri 83 tahun 2016 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa juga UU ASN nomor 5 tahun 2014.

Terkait itu, LBH Parigi Moutong sudah melakukan kordinasi dengan Ketua Bawaslu Muchlis untuk meyampaikan laporan secara resmi namun karena hari libur, maka akan dilakukan secara resmi besok (senin).

Harapannya kata dia, Bawaslu bisa mengklarifikasi dugaan tersebut demi melahirkan Panwascam yang berkualitas dan beritegritas.

Untuk itu pihaknya meminta, agar Bawaslu menunda sementara pelantikan untuk nama-nama yang disebutkan diatas yang diduga kuat masih memiliki jabatan strategis ditempat lain.

Ketua Bawaslu Muchlis Aswat mengatakan terkait nilai CAT dan tes wawancara yang tidak dipublis, Muchlis berdalih bahwa itu telah menjadi ketentuan yang sudah berdasarkan SOP dan surat edaran.

Ketua Bawaslu Parimo Muchlis A.(Foto : Eli)

“Walaupun tidak dipublis mereka sudah tau nilainya untuk CAT. Tidak menjadi kewajiban kami untuk mempublish nilai, ada SOP yang mengatur  itu.  Sebenarnya bukan diwajibkan atau tidak diwajibkan, nilai CAT dan wawancara memang tidak disampaikan. Bawaslu sudah menjalankan sesuai edaran Bawaslu RI,” jelasnya saat dikonfrimasi via telepon oleh sejumlah media.

Soal tidak diumumkan perengkingan untuk persiapan PAW, Muchlis juga mengaku hal itu sudah sesuai dengan petunjuk teknis.

“Iya memang tidak mengumumkan seperti tahun 2018 kemarin. Itu ada petunjuk teknisnya. Kami jangan buat gerakan tambahan,” tutupnya

Terkait permintaan untuk menunda pelantikan, Muchlis bersikukuh pelantikan tetap akan dilaksanakan besok, meski ada laporan masyarakat atau keberatan masyarakat. 

“Silahkan laporkan, kita manusia juga mungkin ada beberapa orang yang tidak kami pantau. Dari awal kami bilang, kami butuh informasi masyarakat,” jelasnya.

Bawaslu mempersilahkan jika proses aduan tetap berjalan, namun dikatakan hal itu tidak akan megganggu proses pelantikan senin besok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *