Puluhan Tenaga Medis RS Anuntaloko Parigi Isolasi Mandiri

oleh -
Ilustrasi Para Tenaga Medis (foto : Istimewa)

Laporan : Faradiba

Beritaplano, Parigi Moutong – Puluhan tenaga medis yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anuntaloko Parigi menjalani isolasi mandiri.

Isolasi mandiri tersebut dilakukan para tenaga medis pasca merawat salah satu pasien asal Desa Malakosa, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Lebih dari 10 orang tenaga medis RS Anuntaloko Parigi telah Swab, mereka rata-rata yang melakukan kontak langsung dengan pasien, atau yang merawat pasien yang saat ini terkonfirmasi positif Covid-19. Sembari menunggu hasil Swab keluar, mereka diminta melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ujar juru bicara Gugus Tugas Penangangan Covid-19 Kabupaten Parigi Moutong, Irwan S.KM M.Kes saat menggelar konferensi pers, Sabtu (10/10/2020).

Irwan menjelaskan, pasien Covid-19 atas nama Lk GMM (70), sebelum diketahui terpapar positif Covid-19, yang bersangkutan terlebih dahulu menjalani perawatan rawat inap di RSUD Anuntaloko selama tujuh hari.

“Hal itu berdasarkan dari kronologis tracking yang dilakukan tim Gugus Tugas,” kata Irwan.

Jadi, perawatan yang dilakukan tim tenaga medis terhadap Lk GMM selama menjalani rawat inap di RSUD Anuntaloko, yang bersangkutan sama sekali belum diketahui mengidap covid-19.

“Selama rawat inap, gejala kondisi pasien Lk GMM hanya demam, namun berselang beberapa hari ternyata yang bersangkutan mulai kehilangan indera penciuman. Sehingga, di tanggal 7 Oktober yang bersangkutan harus di Tes Swab dan hasilnya hari ini (10/10/2020) positif Covid-19,” terang Irwan.

Ditambahkan Irwan, selain puluhan tenaga medis yang di Tes Swab dan menjalani isolasi mandiri, ada beberapa keluarga dan kerabat dari Lk GMM juga sudah di tracking untuk di Tes Swab.

“Kami sudah mengambil Swab sebanyak 20 orang, pengambilan Swab akan masih dilakukan besok hari (11/10/2020). Sebab jika dilihat dari penulusuran trancking penelusuran yang dilakukan tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, banyak orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien Lk GMM,” beber Irwan.

Pihaknya berharap, semoga hasil Swab tenaga medis RSUD Anuntaloko menunjukkan negatif Covid-19.

Dari data Gugus Tugas diketahui, terdapat penambahan 2 kasus Covid-19 per tanggal (10/10/2020), informasinya dua warga yang terkonfirmasi positif tersebut merupakan klaster pelaku perjalanan dari Pulau Bali.

Mereka yakni, Lk GMM (75) dan Pr NMS (50). Keduanya merupakan ayah dan anak kandung yang berdomisili di Desa Malakosa, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *