Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 2 Jun 2021

Penjelasan Menag Soal Haji 2021


 Penjelasan Menag Soal Haji 2021 Perbesar

Berita Nasional – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan hingga, Senin (31/5/2021), pemerintah Arab Saudi belum memberi kepastian kuota jemaah haji untuk Indonesia.

banner DiDisdik

Selanjutnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga mengatakan belum memahami alasan pemerintah Arab Saudi belum memberikan izin masuk kepada Indonesia menjelang pelaksanaan Haji 2021.

Diketahui sebelumnya otoritas penerbangan Arab Saudi diketahui baru memberikan izin masuk untuk 11 negara, yaitu Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Italia, Inggris, Irlandia, Jepang, Jerman, Perancis, Portugal, Swedia, dan Swiss.

Dilansir dari Tempo.co (2/6/2021), Yaqut mengatakan, penanganan Covid-19 menjadi isu penting. Penanganan Covid-19 di Indonesia termasuk relatif bagus. Dia belum tahu kenapa warga Indonesia masih belum diizinkan masuk ke Saudi.

“Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia masih lebih rendah dibanding sejumlah negara yang diizinkan masuk. Amerika Serikat bahkan menjadi negara dengan kasus tertinggi di dunia.  Kalau diurutkan, USA tertinggi jumlah kasus Covid-19 di dunia. Perancis di urutan 8, Italia urutan 9, Jerman urutan 17, sementara Indonesia di urutan 19 jumlah kasus Covid-19.” kata dia.

banner Dinas Kesehatan

Sebelumnya, wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa info ini langsung didapatnya mengenai tahun ini Indonesia tak mendapatkan kuota keberangkatan jamaah untuk 2021.

Menurutnya, sementara kita tak usah bahas (vaksin) itu dulu. Karena informasi terbaru yang kita dengar bahwa kita tak dapat kuota haji.

“Ini jadi pelajaran buat kita supaya soal vaksin ini kita akan lebih perhatikan agar tidak terjadi hal-hal seperti ini,” terangnya, seperti dilansir cnbcindonesia.com (1/6/2021).

Arab Saudi  hingga kini belum memberikan kepastian kuota jemaah haji 2021. Sementara, berdasarkan simulasi Tim Mitigasi Haji Kemenag, tenggat waktu persiapan penyelenggaraan haji telah melewati batas akhir

Kebijakan pemerintah Arab Saudi untuk memperketat penerimaan jamaah 2021 berdampak pada tak kebagiannya Indonesia dalam agenda tahunan tersebut. Dengan demikian, dua tahun berturut-turut tak ada jamaah haji asal Indonesia yang diberangkatkan ke tanah suci dalam ibadah tahunan ini.

Sementara, berdasarkan simulasi Tim Mitigasi Haji Kemenag, tenggat waktu persiapan penyelenggaraan haji telah melewati batas akhir pada 25 Mei lalu.

Seperti dikutip laman resmi Kemenag, Yaqut menyampaikan, waktu yang tersisa sampai dengan closing date bandara di Arab Saudi hanya tersisa kurang dari 50 hari atau sekitar 1,5 bulan. Hal ini menurut Menag juga berdampak pada penyiapan layanan haji oleh pemerintah Indonesia.

“Berbagai persiapan di dalam negeri, meskipun sudah sejak beberapa waktu lalu kami siapkan, namun belum bisa sepenuhnya difinalisasi,” ujarnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Mencengangkan, Sekelas BKPSDM Parimo Akui Keliru Terbitkan Tanggal SK Pemberhentian Pejabat Eselon 2

17 Februari 2023 - 00:14

Pejabat Eselon 2 Yang Dinonaktifkan, Pidanakan Bupati  Parigi Moutong

16 Februari 2023 - 17:48

Disdukcapil Parimo Sasar Siswa Rekam KTP

13 Februari 2023 - 21:15

Indonesia Siapkan Bantuan Uang Tunai Masing-Masing 1 Juta Dolar AS untuk Turki dan Suriah

11 Februari 2023 - 13:47

KTT G20, Jokowi: Kita Perlu WHO Yang Kuat dan Bertaring

15 November 2022 - 16:07

Urai Kemacetan Pantura, Tol Semarang-Demak Seksi II Siap Dibuka

14 November 2022 - 17:24

Trending di Pemerintahan