Penegasan Batas Desa Demi Kepentingan Pembangunan

oleh -3 views

Reporter : Eli

PLANO, Parigi Moutong – Penegasan batas wilayah desa perlu dilakukan demi kepentingan pembangunan. Terkait itu, Badan Informasi Geospasial (BIG) saat ini melakukan inventarisasi batas desa di Seluruh Indonesia termasuk di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, untuk dijadikan data/peta dasar wilayah. Kegiatan tersebut digelar selama lima hari sejak jumat pekan kemarin di Bappelitbangda.

Moh. Sofyan dari Pusat Pemetaan Batas Wilayah BIG mengatakan, kebijakan Presiden Indonesia Joko Widodo adalah penggunaan satu peta untuk semuanya agar tidak ada sistem yang berbeda-beda.

“ Setelah dilakukan inventarisir seperti saat ini, selanjutnya para kepala desa bersama tim yang dibentuk oleh daerah ke lapangan membawa data yang dari kami untuk menyepakati batas tanda desa. Menentukan dimana dipastikan titik koordinat dengan tim penegasan  batas wilayah,” urainya.

Setelah ditetapkan batas definitif oleh tim yang dibentuk oleh daerah, pemerintah kabupaten Parigi Moutong melalui dinas terkait mengirimkan data lagi ke BIG untuk disesuaikan.

“Selesai mereka melakukan penegasan batas secara definitif laporkan lagi kekami sehingga data yang ada dapat disesuaikan. Sekarang ini data desa masih indikatif dan batas wilayah ini cakupannya banyak,” jelasnya.

Menurutnya, batas wilayah seperti batas desa digunakan untuk kepentingan pembangunan desa, untuk pajak desa, untuk dana desa atau akses anggaran-anggaran desa dari kementrian.

“Karena dana desa kan dihitung berdasarkan luas wilayah, maka ini penting. Contoh juga Dispenda yang penarikan pajak desa  juga berkaitan dengan luas wilayah. Kalau sudah ada penegasan batas secara definitif kan tidak ada lagi persoalan klaim luas wilayah sehingga pembayaran pajak  sudah jelas wilayah tagihnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *