Pemdes Olaya Kelolah Bank Sampah, Hasilnya Bisa Pakai Bayar Pajak

oleh -2 views

Reporter : Basrul idrus

PLANO, Parigi Moutong – Pemerintah Desa Olaya dibantu karang taruna desa, kelolah bank sampah. Kegiatan ini adalah upaya untuk membangun kesadaran bersama masyarakat, menjaga lingkungan yang bebas sampah dan sehat. Guna menjaga konsistensi terhadap program tersebut, digelar diskusi ekoliterasi Bersama Dinas Lingkungan Hidup Dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Parigi Moutong. 

Kepala Desa Olaya Idham Abd Karim kepada Beritaplano.com mengatakan, kegiatan ini sekaligus membuka wawasan bersama terutama anak muda dan karang taruna agar mengetahui cara penanggulangan sampah dengan benar.

“Kami ingin menumbuhkan spirit untuk semua terutama bagi anak muda, melalui program desa seperti bank sampah ini,” ujarnya

Lanjut dia, jika berjalan dengan baik dan semua bisa bersinergi hasil dari Bank Sampah akan memudahkan masyarakat untuk membayar pajak. Sebab bank sampah ini bisa menghasilkan pendapatan ekonomi.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Fit Dewana menambahkan, pihaknya berharap Desa Olaya bisa memotivasi desa lainnya untuk ikut berinovasi dalam pengelolaan sampah. Bank sampah bisa menciptakan lingkungan desa yang bersih, nyaman dan sehat.

“Desa Olaya bisa menjadi desa percontohan dari 278 desa yang ada di Parigi Moutong dalam hal pengelolaan sampah. Untuk warga Desa Olaya terutama pengurus Bumdes dan Karang Taruna jadilah ujung tombak dalam memerangi sampah dan kepada kepala desa apapun yang mengenai penanganan sampah mohon difasilitasi,”imbaunya.

Mohammad Idrus mewakili Dinas Lingkungan Hidup mengapresiasi keseriusan pemerintah desa  untuk melaksanakan program Bank Sampah.

“Kami sebagai penanggung jawab bank sampah induk kabupaten Parigi Moutong siap untuk berkolaborasi dengan bank sampah unit desa Olaya” ungkapnya.

Idrus menambahkan, DLH berkeinginan agar semua masyarakat memahami cara pengelolaan sampah yang baik dan benar, misalnya memilah limbah organic dan non organic.

“Kami sudah memberikan daftar harga ke mereka sesuai spesifikasinya sampah yang akan kami ambil,” kata dia.

Rencananya kedepan akan diadakan pembinaan pengelolaan sampah organic kompos maupun sampah non organic.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *