Pemberdayaan Masyarakat Desa Dusunan Barat, Latihan Menjahit dan Pengembangan Usaha Kerajinan Rotan

oleh -3 views

Reporter : Fadel

PLANO, Tinombo– Pemerintah Desa (Pemdes) Dusunan Barat Kecamatan Tinombo akan memprioritaskan pemanfaatan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020 untuk pemberdayaan keterampilan warga.
Diantaranya, pelatihan keterampilan menjahit dan pengembangan usaha kerajinan anyaman berbahan dasar rotan dan bambu.

Demikian disampaikan, Kepala Desa (Kades) Dusunan Barat, Fatmawati saat ditemui BeritaPlano.com di ruang kerjanya, Senin (13/1/2020).
Menurutnya, untuk tahun anggaran 2020 besaran DD yang diterima Desa Dusunan Barat berkisar Rp 900 juta lebih, dan pemanfataannya sebagian untuk peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat berbasis pemberdayaan.

Fatmawati mengatakan saat ini di Desa Dusunan Barat telah ada satu unit usaha kerajinan dari rotan dan bambu yang dikelola oleh salah satu warga desa, nantinya dengan pemanfaatan DD, usaha tersebut akan dikembangkan.

Tidak hanya itu, Fatmawati menuturkan pihaknya juga akan mencoba mengembangkan pelatihan menjahit bagi warga khususnya anak muda Desa Dusunan Barat.

Lanjut dia, untuk unit usaha kerajinan rotan dan bambu, Pemdes Dusunan Barat telah mengalokasikan dari DD sebesar Rp 10 juta untuk bantuan modal dan pengembangan bahan baku usaha. Sedangkan untuk keterampilan menjahit, Pemdes Dusunan Barat sendiri untuk tahun 2020 telah mengalokasikan sebesar Rp 15 juta buat pengembangannya.

“Target kami minimal di setiap dusun warga memiliki keterampilan baik dalam membuat kerajinan tangan ataupun keterampilan menjahit, sasaran kami adalah pemuda di desa yang masih menganggur ini akan coba kami berdayakan dengan program tersebut,” ujar Fatmawati.

Ditambahkannya pula, saat ini Pemdes Dusunan Barat juga telah menyiapkan 10 unit mesin jahit hasil dari pemanfaatan DD tahun anggaran 2019 yang lalu, nantinya mesin tersebut akan digunakan untuk melatih warga menjahit secara gratis.

“Saya sendiri yang akan turun melatih warga khususnya anak muda yang akan belajar keterampilan menjahit, harapan kami mereka dapat meningkatkan skil sehingga berdampak pada pendapatan ekonomi,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *