Menu

Mode Gelap

Advertorial · 7 Apr 2020

Pelaku Usaha Terdampak Covid-19, Bapenda Akan Evaluasi Pungutan Pajak Hotel dan Rumah Makan


 Pelaku Usaha Terdampak Covid-19, Bapenda Akan Evaluasi Pungutan Pajak Hotel dan Rumah Makan Perbesar

Reporter : Eli

banner DiDisdik

PLANO, Parigi Moutong – Adanya wabah covid-19, bukan hanya mempengaruhi kesehatan manusia tetapi juga sektor ekonomi. Diantaranya yang terkena dampak adalah hotel dan rumah makan. Untuk itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Parigi Moutong berencana mengevaluasi kembali pungutan pajak untuk Hotel dan Rumah Makan, selama menghadapi pandemik ini.

Demikian disampaikan Kepala Bapenda, Yasir kepada Beritaplano.com saat ditemui diruang kerjanya, senin tadi. Yasir mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi lapangan didapati bahwa omset rumah makan dan hotel sangat minim, bahkan turun drastis selama adanya wabah covid-19.

“Dua minggu ini saya turun ke lapangan sampai di Moutong, saya mencari tau kondisi rumah-rumah makan dan penginapan, saya sudah diskusi dengan mereka dan mereka mengeluh adanya wabah ini pendapatan mereka turun drastis,” ungkap Yasir.

Yasir menjelaskan, dalam aturan yang digunakan saat ini, pendapatan Rumah Makan diatas Rp 500 ribu akan ditarik pajak 10 persen untuk negara. Namun jika pendapatannya dibawah itu, maka tidak ada kewajiban membayar pajak.

banner Dinas Kesehatan

“Kami mengimbau kalau makan di rumah makan minta bill/nota pembayaran sebagai bukti agar ada transparansi. Rumah Makan wajib memberikan itu, tanpa tunggu pelanggan meminta,” ujarnya.

Demikian juga kata dia, untuk hotel harus mengeluarkan 10 persen dari omset setiap bulan. Perbedaanya, hotel tidak ada pembatasan standar omset seperti rumah makan.

Namun kata Yasir, setelah turun lapangan dan melihat pelaku usaha terkena dampak langsung covid-19, pihaknya akan rapat bersama untuk mengkaji kembali khusus pungutan bagi rumah makan dan hotel, hasil keputusan Bapenda nantinya akan dilaporkan kepada Bupati atau Wakil Bupati untuk diputuskan secara final.

“Kami akan rapat, hasilnya akan kami laporkan ke Bupati dan keputusan tentunya ada di Pak Bupati nantinya,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Jaga Kelancaran Distribusi BBM Selama Libur Idul Adha, PIS Siapkan 300 Kapal

28 Juni 2023 - 19:44

Institut Teknologi PLN Siap Cetak Ahli Transisi Energi

27 Juni 2023 - 20:14

Peran Penting Industri Daur Ulang Terhadap Sampah Plastik Low Value

26 Juni 2023 - 18:45

Literasi Tinggi Akan Hasilkan Inovasi & Produk Kompetitif Di Pasar Global

24 Juni 2023 - 19:34

Uji Coba Lancar, Kereta Cepat Jakarta Bandung Tembus 300 KM/Jam

16 Juni 2023 - 20:52

Nutrifood, Garudafood Dan Indofood Kompak Sediakan Dropbox Sampah Kemasan

9 Juni 2023 - 21:28

Trending di Ekobis