Patut Diapresiasi, Dukcapil Capai Kinerja Tertinggi

oleh -
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Parigi Moutong, ir Lewis

Reporter : Eli

PLANO, Parigi Moutong- Patut untuk diapresiasi, terhitung selama tiga tahun berturut-turut, bulan Oktober 2019 kemarin Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Parigi Moutong mencapai kinerja tertinggi untuk semua layanan kependudukan.

“Bulan Oktober kemarin merupakan kinerja tertinggi selama saya berada di Dukcapil, beberapa cakupan naiknya menurut data kami ini cukup signifikan dibangdingkan dari bulan januari sampai bulan september 2019,” ungkap Lewis kepada Beritaplano.com

Berdasarkan data rekapan kata dia, total kinerja penerbitan dokumen sepanjang bulan Oktober sebanyak 23.119 dokumen, diantaranya terdiri dari penerbitan NIK baru 2.554 dokumen, pencetakan KK di Oktober 3.838 dokumen tertinggi dari bulan-bulan sebelumnya, perekaman KTP-el sebanyak 2.452 jiwa, tercetak sebanyak 5.552 akte kelahiran dan akta kematian 367 dokumen. Juga kata dia, ada pengurusan pindah datang yang sifatnya dinamis.

“Yang paling membahagiakan adalah akte kelahiran tertinggi bulan ini dan kami sampai dengan posisi sore tanggal 31 Oktober mencatat rekor menerbitkan 5.552 akte kelahiran. NIK baru langsung di terbitkan akte kelahiran untuk nol sampai dengan 16 tahun, 18 tahun ke atas yang NIK baru kita terbitkan akte kelahiran (bagi yang belum ada) dan kita langsung  rekam KPT-el agar datanya langsung tunggal,” jelasnya.

Kata dia, untuk KK hampir sama dengan bulan Maret 2019 kemarin 3.775 sementara di Oktobern mencapai 3.838. Berdasarkan prestasi ini, Dukcapil akan memberikan penghargaan kepada tim kerja dibagian pelayanan.  

“Dengan semangat Sumpah Pemuda kita juga punya semangat baru dan Alhamdulillah kita akan berikan reword kepada siapa yangmenginput akte kelahiran tepat diangka 5000. Operatornya kita sudah tahu yang terbitan tanggal 30 nomor urut ke-87,” ujarnya.

Lewis menambahkan, semua capaian itu berkat kerjasama tim yang baik, karena semua elemen saling mendukung untuk mewujudkan pelayanan sesuati standar yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah saya berterima kasih kepada tim kerja kami, pak bupati, wabup dan pak sekda yang telah memberikan kami dukungan. Saya selaku penangung jawab disini terus mendorong teman-teman untuk selalu bekerjasama, sehingga saya selalu ada ditempat pelayanan dan saya ingin melihat langsung dimana kondisi masalah dan langsung kita pecahkan bersama-sama,” kata dia.

Namun kata dia, segala upaya itu bukan tanpa kendala, yang utama lanjut dia, sebagian masyarakat belum paham bagaimana sistem tata cara pelayanan di Dukcapil , meskipun pada prinsipnya model pelayanan telah dibuat seudah mungkin.

“Kami sudah sangat menyederhanakan sekali sesuai dengan peraturan presiden 96 tahun 2018. Contoh untuk merekam KTP cukup membawa KK agar tidak bolak-balik harus membawa semua aslinya ke Dukcapil, kemarin rekor yang kami terbitkan per KK langsung diterbitkan dengan akte yang diterbitakn 12 akte per KK dan dialah yang mendapat reword,” urainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *