Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 9 Sep 2020

Parimo Terbanyak Lembaga PAUD dan PKBM Terakreditasi Se-Sulteng


 Kabid Paud dan Dikmas Dikbud Parigi Moutong Nurlina Sani S,Pt M,Si (Foto: Aini) Perbesar

Kabid Paud dan Dikmas Dikbud Parigi Moutong Nurlina Sani S,Pt M,Si (Foto: Aini)

Liputan : Eli

Beritaplano, Parigi Moutong – Tahun ini ada 193 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Parigi Moutong yang sudah terakreditasi dari penilaian Badan Akreditasi Nasional (BAN). Rekor ini menjadikan Parigi Moutong sebagai kabupaten dengan PAUD dan PKBM terakreditasi terbanyak se-Sulawesi Tengah.

banner DiDisdik

Terkait itu, Kepala Bidang Paud dan Dikmas pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong, Nurlina Sani S,Pt M,Si mengatakan, pihaknya berupaya terus meningkatkan kualitas satuan PAUD dan lembaga PKBM.

Kata dia, tercatat Parigi Moutong juga sebagai kabupaten dengan jumlah peserta didik TK tertinggi di Sulawesi Tengah, itulah sebabnya tidak heran jika diberikan alokasi Bantuan Operasioal Penyelenggaraan (BOP) PAUD senilai Rp 14 Milyar lebih dan BOP untuk PKBM sebesar Rp 1,4 Milyar lebih.

Secara rinci lanjut Nurlina, jumlah TK yang ada di Parigi Moutong ada 292 dengan 12.295 siswa, Kelompok Bermain ada 184 lembaga dengan jumlah 8.264 siswa, Satuan Paud Sejenis ada 25 lembaga dengan 385 siswa daan terdapat 36 PKBM yang terdaftar dalam Dapodik.

“Seharusnya jumlah BOP yang diberikan setiap tahun mendorong semua pengelola lembaga satuan PAUD dan PKBM untuk terus meningkatkan kualitasnya, dengan cara menjadi terakreditas atau menjadi PAUD Holistik Integratif,” tandasnya.

banner Dinas Kesehatan

Dia menambahkan, setiap tahun hanya 600 kuota yang diberikan untuk Sulawesi tengah dari BAN Pusat. Kuota ini kemudian dibagi untuk 13 kabupaten/kota. Parigi Moutong tahun ini diberikan kuota 100 lembaga dan semuanya terpenuhi.

“Justru kalau ada daerah lain tidak memenuhi kuota kami siap isi, kami target setiap tahun ada setidaknya 100 lembaga yang terakreditasi,” ujarnya.

Kata Nurlina, BOP juga bertujuan untuk meringankan beban orang tua sehingga lebih banyak anak Parigi Moutong yang tersentuh pendidikan paling dasar. Sebab di satuan PAUD, anak-anak dipersiapkan untuk menempuh pendidikan lanjutan.

“Itulah sebabnya kami memotivasi orang tua untuk tetap memasukan anaknya di Satuan PAUD, sebab tujuan pemerintah sangat jelas yaitu ingin semua anak usia sekolah tersentuh layanan pendidikan,” tutupnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Anggota Komisi X Ferdiansyah Meminta Roadmap Pendidikan Indonesia

4 November 2022 - 17:08

Ferdiansyah Meminta Roadmap Pendidikan Indonesia

Siap Peduli Pendidikan Indonesia, Indodax Bekerjasama Dengan Ayobantu

4 November 2022 - 16:45

Bangun Fasilitas Pendidikan, Indodax Gandeng Ayobantu

Tingginya Tingkat Putus Sekolah, Evaluasi Pendidikan Harus Segera Dilakukan

4 November 2022 - 15:58

Tingginya Angka Putus Sekolah, Segera Lakukan Evaluasi Pendidikan

Wajib Dicoba! Ini Manfaat Gamifikasi dalam Proses Belajar Anak

20 Oktober 2022 - 15:58

Gamifikasi Dalam Pendidikan

Kerjasama Bilateral Indonesia Singapura Sepakati Pengembangan Kompetensi Mahasiswa

20 Oktober 2022 - 15:36

Kerjasama Bilateral 2 Negara Sepakati Pengembangan Mahasiswa

Tak Kunjung Cair, 2.700 Guru SD Dan SMP Palembang Menanyakan Uang Insentif

20 Oktober 2022 - 14:56

Uang Insentif Guru
Trending di Pendidikan