Parimo Bangun GOR Kapasitas 3000 Penonton

oleh -
Pembangunan Gedung Olahraga Tipe B (Foto : Ist)

Reporter : Eli

PLANO, Parigi Moutong – Kabupaten Parigi Moutong  menjadi salah satu dari 40 kabupaten kota di Indonesia yang mendapatkan bantuan pembangunan gedung olahraga (GOR) tipe B dengan kapasitas tiga ribu penonton. GOR ini dibangun disekitar area stadiun Jono Kalora Kecamatan Parigi Barat.

Ditanya terkait itu, Kabid Olahraga pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Parigi Moutong Andi Salamun mengatakan, gedung olahraga ini dibangun lewat  sumber pendanaan DAK tahun 2019 dan sudah sementara dikerjakan.

“Dana untuk ini baru pertama kali lagi muncul di Kementrian,  tahun ini Alhamdulillah Kabupaten Parigi Moutong  salah satu dari 40 Kabupaten kota yang ada di Indonesia mendapatkan bantuan pembangunan gedung Olahraga tipe B dengan kapasitas tiga ribu penonton, kita tentu sangat bersyukur,” ujarnya.

Lanjut dia, dengan adanya GOR ini akan menjadi salah satu spirit bagi atlet untuk terus berlatih. Satu per satu fasilitas olahraga dibenahi, yang artinya kata dia, pemerintah sangat memperhatikan sarana penunjang atlet untuk mendorong agar prestasi.

Sebab kata dia, bidang olahraga sendiri ini memiliki visi misinya untuk terwujudnya peningkatan mutu dan prestasi olahraga dengan kualitas SDM yang berdaya saing melalui peningkatan bakat, saran dan prasarana serta pengembangan potensi olahraga,  baik olahraga prestasi maupun olahraga rekresi.

 “Mudah-mudahan dengan adanya GOR ini, atlet daerah bisa berkembang karena sarana dan prasarananya diupayakan memadai,” tuturnya.

Diketahui proyek pembangunan ini akan berakhir di Desember, karena waktu yang cukup singkat ini kata dia, pihaknya sudah melakukan rapat kordinasi dengan TP4D, kontraktor, Tipikor, Inspektorat untuk membuat komitmen mengawal berjalannya proses pembangunan GOR agar tepat waktu sesuai petunjuk pemerintah pusat.

“TP4D ini dari kejaksaan, kami selalu adakan pertemuan rutin evaluasi sejauh mana pelaksanaan dilapangan. Semua dikontrol, diupayakan sesuai dengan target.  Segera di antisipasi jika ada potensi keterlambatan sehingga progress capaian naik terus dan insya allah akhir bulan depan akan ada evaluasi di Kementrian dan mungkin pa Kadis akan dapat undangan juga TPK untuk menjelaskan secara treknis proyek dengan serapan anggaran yang ada dengan progress yang dicapai,” tutup Andi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *