Nurlina : Lembaga Paud Diinstruksikan Mendata Anak 0 – 6 Tahun

oleh -3 views

Reporter : Eli

PLANO, Parigi Moutong – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Parigi Moutong melalui Bidang Paud dan Dikmas, mensosialisasikan agar seluruh lembaga Paud mendata anak usia nol sampai enam tahun. Hal itu berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan kebudayaan (Permendikbud) 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak usia Dini.

“Itu berdasarkan Permendikbud 137 tahun 2014 tentang standar nasional pendidikan anak usia dini. Sekolah harus melakukan pengelompokkan umur untuk memetakan proses layanan,” demikian disampaikan Kepala Bidang Paud dan Dikmas, Nurlina Sani S,Pt, M,Si. dihadapan sejumlah pengurus PKG Paud, di TK Nuruttarbiyah Parigi, selasa ( 4/2/2020)

Lanjut Nurlina, sosialisasi ini memiliki dua tujuan utama yaitu perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan. Kata dia, untuk tujuan pertama tentang perluasan akses diimbau kepada seluruh satuan Paud menjalin kerjasama dengan kepala desa atau kader BKB desa untuk mendata anak umur 0 sampai 6 tahun lalu memasukkan data tersebut ke Dapodik Paud Dikmas.

“Selanjutnya lembaga harus melakukan pelayanan atau pembelajaran sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Dikatakannya, lembaga Paud mesti memberi dukungan kepada Dinas Pendidikan agar seluruh anak terakses pendidikan mulai lahir sampai SMP, dan tugas Paud yaitu usia 0 sampai 6 tahun.

“Untuk perluasan akses artinya tidak boleh ada anak yang tidak mendapat akses pendidikan. 0 – 6 tahun anak harus terdaftar disatuan Paud, ini perintah Permendikbud bukan perintah Kabid Paud,” tandasnya.

Terkait itu, beberapa diantara peserta yang juga adalah pengelolah Paud, KB menanggapi, bahwa akan ditemukan kendala untuk menerapkan Permendikbud 137. Diantaranya, kendalanya sulit untuk mencari perbandingan antara pendidik/pengasuh dan anak didik dan ruang layanan untuk usia 0-3 tahun.

“Kami mau berikan layanan bagaimana? meski ada lembaga yang punya penitipan anak mengurus anak usia nol itu harus ada pengasuh. Tidak ada perbandingan yang seimbang dengan jumlah tutor/pendidik/pengasuh, apalagi desa biasanya punya binaan Paud sendiri. Lembaga TK melayani 4-6 tahun bagaimana menerima 0-3 tahun,” tanya salah satu peserta dari Bahrul Ilmi, Oliv.

Nurlina menjawab, berdasarkan Permendikbud, mesti ada pengelompokan usia 2 sampai 4 tahun satu kali pertemuan minimal 180 menit dan frekuensi pertemuan minimal dua kali per minggu. Usia 4 sampai 6 tahun satu kali pertemuan minimal 180 menit dan frekuensi pertemuan minimal lima kali per minggu.

Parigi Moutong saat ini kata Nurlina, mendapatkan alokasi BOP Paud Rp12,3 milyar dan bila optimal mencari peserta didik bisa mencapai Rp 40 milyar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *