Menu

Mode Gelap

Uncategorized · 7 Feb 2022

Motif Penganiayaan Warga Tewas Bantaya Diselidiki


 foto : kicaunews.com Perbesar

foto : kicaunews.com

PARIGI – Kepolisian Sektor Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, sedang mendalami motif dugaan penganiayaan di Kelurahan Bantaya yang dilakukan pria bernama Rudi, terhadap Takdir Nur alias Daeng dan Alwi.
“Adapun motif dari kasus penganiayaan, masih didalami oleh pihak penyidik Unit Reskrim Polsek Parigi,” ungkap Kasat Reskrim Polres Parimo, Iptu Zulfan, dalam keterangan tertulisanya, Senin malam, (7/2).

banner DiDisdik

Dia mengatakan, kasus dugaan menganiayaan tersebut terjadi pada Minggu (6/2), sekira pukul 19:30 WITA.
Tindakan pelaku Rudi mengakibatkan Takdir Nur meninggal akibat luka sabetan sebilah parang dibagian perut, dan korban Alwi mengalami luka dikedua ibu jarinya.

“Jadi korbannya ada dua, satu korban bernama Takdir Nur alias Daeng meninggal dunia saat sedang menjalani perawatan di RS Anuntaloko Parigi,” ungkapnya.

Kronologis Kejadian Kasus Penganiayaan Menurutnya, berdasarkan penyelidikan Polsek Parigi, sebelum kasus penganiayaan tersebut terjadi, korban Alwi dan tersangka sempat minum Minuman Keras (Miras) jenis Cap Tikus.

Setelah selesai, keduanya pulang ke rumah masing-masing. Tetapi sebelum sampai dirumahnya, korban Alwi mendengar ada keributan di rumah tersangka.

banner Dinas Kesehatan

“Korban Alwi mendekati ke rumah tersangka dan melihat korban Takdir Nur keluar dari dalam rumahnya sambal berlari, dalam keadaan memegang perut dan kesakitan,” kata dia.

Selanjutnya, Alwi berusaha menenangkan tersangka, namun Rudi mengayunkan sebilah parang kepadanya. Korban Alwi sempat menangkis dengan tangan kosong, akibatnya ia mengalami luka di bagian kedua ibu jari sebelah kanan dan kiri.

Dia menyebut, Alwi dan Takdir Nur saat itu juga dilarikan oleh warga ke rumah RSUD Anuntaloko Parigi untuk mendapatkan perawatan medis.

“Namun setelah beberapa jam mendapatkan perawatan korban Takdir Nur, meninggal pada Senin, 7 Februari 2022, sekira pukul 01.30 WITA,” jelasnya.

Sementara tersangka dan barang bukti langsung diamankan pada malam kejadian di TKP, oleh personil Polsek Parigi. Rudi saat ini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polsek Parigi, guna proses lebih lanjut. (SB)

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Polri Bongkar 405 kasus TPPO Selama Periode 2020-2023

5 Mei 2023 - 20:44

Lestari Harap Pemerintah Fokus Pembangunan Budi Pekerti SDM Nasional

28 Februari 2023 - 20:04

Mahamuddin Ahmad : Kedatangan Anies Baswedan pada Munas KAHMI XI di Palu, Ajang Pengobat Rindu Bagi Kader HMI

23 November 2022 - 23:05

Kasus Harian Covid-19 di Kalteng, 1 Agustus 2022 : Sembuh 60 Orang, Konfirmasi 22 Orang. Mari Terus Disiplin Prokes

15 November 2022 - 14:47

BPMP Sulteng Melaksanakan Upacara Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober 2022 - 20:29

Hari Ulang Tahun Stasiun Televisi Pertama di Indonesia

24 Agustus 2022 - 21:55

Trending di Ragam