Menu

Mode Gelap

Kabar Desa · 15 Mar 2020

Litbang kaji Produk Berbahan Dasar Kelapa dalam Memenuhi Kecukupan Gizi Balita


					Litbang kaji Produk Berbahan Dasar Kelapa dalam Memenuhi Kecukupan Gizi Balita Perbesar

Reporter : Eli

banner DiDisdik

PLANO, Parigi Moutong – Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) pada Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda), tengah melakukan kajian strategi inovasi produk VCO, blondo dan minyak kelapa premium dalam memenuhi kecukupan gizi dan penambahan berat badan pada anak dibawah dua tahun (baduta) dan bayi lima tahun (Balita) di Kabupaten Parigi Moutong tahun 2020.

Penelitian tersebut melibatkan akademisi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tadulako (Untad) selama delapan minggu.

“Untuk penelitian ditargetkan delapan minggu, karena ini penelitian intervensi jadi waktunya lama. Pada penelitian ini kita mengintervensikan biskuit berbasis glondo dan minyak VCO untuk balita gizi kurang,” jelas Nurul, peneliti dari PKM Untad kepada sejumlah media belum lama ini.

Dia mengatakan, penelitian ini diharapkan bisa meningkatkan berat badan balita gizi kurang.  Kata dia, lokus penelitian dilakukan di Kecamatan Siniu, alasan memilih Kecamatan Siniu  karena sudah sampai ketahap intervensi pangan.

banner Dinas Kesehatan

“Otomatis kita cari tempat yang sudah menginisiasi terlebih dahulu, dalam hal ini rumah sehat BAZNAS. Kebetulan hasil diskusi dengan BAZNAS ternyata mereka sudah mengintervensi salah satunya di Siniu dan kasus stuntingnya juga ada,” jelasnya.

Namun kata dia, meski lokusnya dilakukan di Kecamatan Siniu tetapi hasil penelitian ini diharapkan bisa di asumsi desa lain. Dikatakannya, intervensi dalam delapan minggu bukan sesuatu yang mudah dikarenakan perlu memastikan anak diberikan gizi sesuai jadwal.

Dia menambahkan, di Kecamatan Siniu ada 25 balita gizi kurang yang diintervensi untuk VCO. Metode penelitian eksperimental dan terkait datanya akan didiskusikan lagi bersama tim BAZNAS.

“Karena kita masih mempelajari datanya, jadi kita menawarkan dua metode. Kami ada tiga tim, dari gizi juga ada dari promosi kesehatan,” ujarnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Mencengangkan, Sekelas BKPSDM Parimo Akui Keliru Terbitkan Tanggal SK Pemberhentian Pejabat Eselon 2

17 Februari 2023 - 00:14

Pejabat Eselon 2 Yang Dinonaktifkan, Pidanakan Bupati  Parigi Moutong

16 Februari 2023 - 17:48

Disdukcapil Parimo Sasar Siswa Rekam KTP

13 Februari 2023 - 21:15

Indonesia Siapkan Bantuan Uang Tunai Masing-Masing 1 Juta Dolar AS untuk Turki dan Suriah

11 Februari 2023 - 13:47

KTT G20, Jokowi: Kita Perlu WHO Yang Kuat dan Bertaring

15 November 2022 - 16:07

Urai Kemacetan Pantura, Tol Semarang-Demak Seksi II Siap Dibuka

14 November 2022 - 17:24

Trending di Pemerintahan