Menu

Mode Gelap

Nasional ยท 24 Mar 2023

KSP: Program Listrik 24 Jam di Daerah Untuk Wujudkan Indonesia Sentris


 KSP: Program Listrik 24 Jam di Daerah Untuk Wujudkan Indonesia Sentris Perbesar

Berita Plano_Peningkatan elektrifikasi di daerah 3T ( terdepan, terpencil, terluar) terus menjadi fokus Pemerintah guna mewujudkan konsep Indonesia sentris yang dicita-citakan oleh Presiden Jokowi.

banner DiDisdik

Teranyar, PT PLN (Persero) secara simbolis telah meresmikan peningkatan layanan listrik dari 12 jam menjadi 24 jam di pulau Ambalau, Manipa, dan pulau Luhu, Provinsi Maluku, pada Selasa (21/3).

Deputi I Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Febry Calvin Tetelepta yang turut menghadiri seremoni tersebut menegaskan, pelayanan listrik 24 jam di daerah 3T bukti kehadiran negara untuk mewujudkan energi berkeadilan.

Ia pun memberikan apresiasi kepada PT PLN yang telah memberikan layanan kepada masyarakat tanpa menghitung nilai ekonomis dari investasi.

“Dedikasi ini dilakukan PLN murni demi kepentingan masyarakat,” kata Febry dalam keterangannya, Jumat (24/3).

banner Dinas Kesehatan

Febry juga meyakini melalui pelayanan listrik yang stabil 24 jam, dapat meningkatkan taraf hidup dan pertumbuhan ekonomi baru, khususnya bagi masyarakat di pulau Ambalau, Manipa, dan Luhu, Maluku. Salah satunya melalui peningkatan hasil perikanan dan kelautan.

“Pulau-pulau di Maluku kaya akan hasil laut, tetapi selama ini penyimpanan belum maksimal karena listrik tidak tersedia sepanjang hari. Sekarang Pemerintah Daerah dapat mengadakan cold storage untuk menjaga kualitas hasil tangkapan serta mengontrol ketersediaan agar harga tangkapan tetap stabil.” terangnya.

Febry menyampaikan, program-program konkrit pemerintah yang didukung oleh PLN berhasil meningkatkan rasio elektrifikasi nasional yang saat ini telah mencapai 99,63 persen.

Kantor Staf Presiden pun mendorong PLN untuk menyiapkan roadmap dan strategi aksi agar dapat memberikan akses listrik yang lebih baik bagi masyarakat khususnya warga daerah 3T.

“Sehingga target seratus persen kedaulatan energi bisa segera terwujud,” pungkasnya.

Sebagai informasi, untuk mendukung peningkatan layanan listrik dari 12 jam menjadi 24 jam di pulau Ambalau, Manipa, dan Luhu, Maluku, PT PLN menyediakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan kapasitas 500 KW di pulau Ambalau dengan beban puncak 130 KW.

Adapun untuk di Pulau Manipa dan Luhu, masing-masing disediakan PLTD kapasitas 600 KW dengan beban puncak 300 KW, dan PLTD kapasitas 1,7 MW dengan beban puncak 1,1 MW.

Cadangan kapasitas diharapkan dapat mengakomodir kenaikan konsumsi listrik yang berpotensi terjadi akibat peningkatan durasi layanan listrik.

 

 

 

Sumber : rm. id

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Gempa Yogya Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia Dan Eurasia

30 Juni 2023 - 19:37

Ratusan Nelayan Pendukung Ganjar Bersih-Bersih Pantai di Banyuwangi

23 Juni 2023 - 19:32

Budaya Literasi Penting Untuk Hadapi Perkembangan Teknologi

20 Juni 2023 - 20:33

Narasi Keagamaan Yang Keliru Di Medsos Akar Radikalisme

17 Juni 2023 - 20:48

Kemenkominfo Dan TNI Luncurkan Literasi Digital Untuk Prajurit

15 Juni 2023 - 20:59

Generasi Muda Harus Ikut Kampanyekan Perdamaian, Toleransi, Dan Persatuan

14 Juni 2023 - 21:05

Trending di Nasional