Gantikan Drs Nurseri, Devi Artini Uga Diamanatkan Sebagai Ketua IAI Periode 2018 – 2022

oleh -1 views
Ketua PC IAI Devi Artini Uga

Reporter : Aini

PLANO, Parigi Moutong – Dengan berakhirnya masa Pengurus Cabang Apoteker Indonesia (PC-IAI) Parigi Moutong periode 2014-2018 yang dinakhodai Drs. Nurseri, M.Si, Apt., PC IAI menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) untuk pemilihan ketua dan pembentukan pengurus baru untuk periode 2018 – 2022. Pada Konfercab itu, Devi Artini Uga M,Si Apt terpilih menjadi ketua setelah unggul dari dua kandidat lain dengan perolehan suara sebanyak 22.

Konfercab yang digelar di aula lantai dua RSUD Anuntaloko Parigi itu, dirangkaikan dengan seminar kefarmasian yang juga dihadiri wakil Bupati Parigi Moutong, H,Badrun Nggai, Kepala Puskesmas, Organisasi-Organisasi Kesehatan dan Pengurus Daerah IAI Sulawesi Tengah.

“saya sebenarnya tidak menyiapkan visi misi, saya tidak muluk-muluk, saya cuma ingin bahwa apoteker itu bisa dikenal di Parigi mMutong dan satu jadi catatan penting, data urusan narkoba di Sulawesi Tengah kita lagi tinggi padahal kita disini banyak. Apa yang bisa kita perbuat kedepan,” ujar Devi, Sabtu (11/01/2020).

Lanjut Devi, wadah IAI ini diharrapkan bisa menjadi ajang silaturahmi yang menyatukan apoteker di Kabupaten Parigi Moutong, lebih kompak dan bisa bekerjasama.

Pada kesempatan yang sama tersebut, Drs. Nurseri., M.Si, Apt selaku ketua PC IAI periode 2014-2018 diberikan penghargaan sebagai bapak Apoteker pertama di Kabupaten Parigi Moutong setelah 26 tahun mengabdikan dirinya.

Drs Nurseri M,Si A,Pt menerima penghargaan sebagai bapak apoteker Parigi Moutong

“Pada tahun 1993 yang masih di bawah kabupaten Donggala hanya satu orang tenaga apoteker, saya sendiri sampai pada tahun 2002 terbentuk kabupaten Parigi Moutong,” kata Nurseri.

Kata dia, nanti pada tahun 2006 organisasi Profesi IAI cabang Parigi Moutong terbentuk dan hanya beranggotakan empat orang.

“Alhamdulllah dengan berjalannya waktu sampai hari ini jumlah apoteker yang terdata berada di kabupaten Parigi Moutong sudah sebanyak 54 orang,” ungkapnya.

Dari 54 orang tersebut 19 orang Apoteker berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), lima orang Apoteker Honorer Daerah, dan 30 orang Apoteker Komunitas yang tersebar pada Rumah Sakit Anuntaloko, Tinombo, dan Moutong, Rumah Sehat Baznas, Klinik ibu dan Anak Defina.

“Konfercab dan Seminar Kefarmasian pada hari ini, insha Allah akan menjadi sebuah langkah serta semangat baru dalam pelayanan kefarmasian di Kabupaten Parigi Moutong. Saya juga mengimbau kepada teman sejawat sekalian marilah kita terus memberikan sumbangsih kepada daerah yang kita cintai ini, dengan ide dan karya nyata guna peningkatan pelayanan kefarmasian,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *