Ganda Sari Miliki Pantai Lopon Berlatar Pulau Pandan Tiga yang Cantik

oleh -

Reporter : Eli

PLANO, Parigi Moutong – Akhir pekan seperti ini, ingin liburan kemana?, tidak perlu jauh-jauh dan buang-buang uang, di Desa Ganda Sari Kecamatan Sausu yang terletak hanya kurang lebih 50 KM dari ibu kota Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah memiliki Pantai Lopon berlatar Pulau Pandan Tiga yang cantik. Jika belum pernah kesana, Beritaplano.com akan menceritakan keindahan dan keunikan Pantai Lopon dan Pulau Pandan Tiga, siapa tahu setelah baca ulasan ini, anda ingin berwisata kesana mengunjungi objek wisata Desa Ganda Sari.

Desa yang dihuni 1800 jiwa itu,  memiliki ragam budaya yang lahir dari beberapa etnis seperti diantaranya Jawa, Bali, rumpun Lore dari Kabupaten Poso, juga etnis Bugis. Desa Ganda Sari, warganya tersebar di empat dusun yaitu Dusun Sosial, Dusun Siwo’o, Dusun Pepoyo dan Dusun Cempaka Sari. Pantai Lopon terletak di Dusun Cempaka Sari.  Desa ini menyimpan potensi alam yang luar biasa. Sebagai penghasil buah perkebunan dan tanaman pangan, Desa Gandasari juga memiliki potensi wisata bahari yang memakau.

Pesisir pantai Lopon cukup asri karena ditumbuhi pohon ketapang, cocok untuk mendirikan tenda sambil menikmati pemandangan Pulau Pandan Tiga yang tidak jauh dari pesisir Pantai Lopon. Untuk sampai ke Pantai Lopon Gandasari, pengunjung akan menempuh jalan desa sejauh tujuh KM dengan jalan kecil beraspal, yang melewati perkebunanan kakako, kelapa, persawahan, dan kebun buah naga juga perumahan warga yang tidak padat.  Dari jalan Trans Sulawesi, masuk ke arah timur sebelum jembatan besi Sausu. Tenang saja, ada beberapa penanda tempat, anda tidak akan tersesat.

Pulau Pandan Tiga terbentuk dari kumpulan hutan mangrove yang rapat. Untuk menikmati keindahan Pulau Pandan Tiga dari jarak dekat, pengunjung bisa menyewa perahu nelayan setempat, dengan harga murah karena masih bisa dinegosiasi. Sekitar 30 menit saja, pengunjung sudah bisa mengelilingi Pulau Pandan Tiga yang luasnya kurang lebih delapan hektar.

Dikala senja, mengelilingi Pulau Pandan Tiga dengan perahu nelayan (Foto : Jamila)

Jika anda melewati hutan-hutan mangrove yang membentuk Pulau Pandan Tiga anda akan melihat burung-burung laut dan mendengar indahnya kicauan bersahut-sahutan dari dalamnya. Anda juga bisa menikmati pemandangan bawah laut yang indah, air yang jernih membuat aneka coral tergambar jelas meski dari atas perahu. Apalagi jika anda bisa diving, pasti lebih seru lagi menikmati pemandangan bawah laut. Hanya saja pengelolah Pantai ini belum punya fasilitas yang bisa disewa untuk diving.

Nelayan turun melaut jelang malam hari ( Foto : Jamila)

Berwiasata ke Pantai Lopon bisa hemat biaya, jika pergi dengan kenderaan roda dua (motor) dari Ibu Kota Kabupaten, cukup mengisi bahan bakar minyak sampai tengki penuh, itu sudah menjadi modal untuk pulang pergi. Untuk mengunjungi Pantai Lopon jika bukan bertepatan hari raya keagamaan maka anda beruntung, sebab tidak dipungut biaya sepeserpun. Jika ada perayaan, pemerintah desa bekerjasama dengan karang taruna akan mengenakan tarif masuk hanya untuk biaya pemeliharaan fasilitas seperti MCK, balai pertemuan dan rumah pemancingan. Murah kan?

Asyiknya lagi, bagi yang suka tracking bisa mencoba menyusuri hutan mangrove yang rapat  disepanjang pesisirnya. Selain itu, bagi yang hobby mancing, ada beberapa spot mancing yang menjadi tempat favorit nelayan setempat. Bahkan anda bisa  menikmati pemandangan karang yang tampak dipermukaan saat air luat surut. Di sebelah selatan pesisir Pantai Lopon ada bukit yang menjulang kokoh, jika ingin menikmati pemandangan laut dari ketinggian bukit. Pemandangannya lebih indah saat matahari baru terbit.

Tidak jauh dari situ, terletak disebelah selatan Pantai Lopon terdapat pasir pantai putih, lokasi ini dekat dengan penangkaran burung Maleo. Jika beruntung pengunjung bisa berjumpa dengan  jenis burung endemik ini. Kabarnya, Maleo sudah jarang dijumpai karena habitat mereka yang terganggu.

Kepala Desa Ganda Sari, Gusti Ngurah bersemangat mempromosikan wisata desa di wilayahnya, menurutnya Pantai Lopon dengan latar Pulau Pandan Tiga adalah salah satu destinasi wisata yang bisa menarik wisatawan.

Meski saat ini, Pantai Lopon dan Pulau Pandan Tiga belum menambah PAD desa dari sektor parawisata, dia yakin objek wisata ini bisa menjadi salah satu unggulan desa yang pada akhirnya bisa menambah penghasilan warga.

“Kami terus melakukan pembenahan, misalnya jalan desa dan sarana prasarana lain. Disini MCK sudah ada, tinggal air yang masih dalam perbaikan. Balai pertemuan juga ada, tetapi belum ada aliran listrik. Tempat ini aman, cocok untuk berkemah dan bisa berkeliling pulau sambil menyewa perahu nelayan disini,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *