Eks Kota Parigi Di Kepung Banjir , Seribu Jiwa Lebih Terdampak

oleh -166 views
Banjir Menggenangi Rumah Pemukiman Warga Desa Olaya, Selasa (14/7/2020) (Foto : Istimewa)

Laporan : Faradiba

Beritaplano, Parigi Moutong – Sudah hampir dua pekan terakhir, hujan dengan intensitas tinggi membuat sejumlah titik di wilayah Eks Kota Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dikepung banjir.

Bahkan, akibat volume air yang terus naik, warga yang tinggal dekat bantaran sungai  terpaksa harus mengungsi.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parimo, Abdul Aziz Tombolotutu kepada media ini menjelaskan berdasarkan data terupdate (hari ini-red) Selasa (14/7/2020), BPBD merilis jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir ada sebanyak 461 KK.

“Bencana banjir meliputi Desa Boyantongo 81 KK, Desa Lemusa 22 KK, Desa Olaya 230 KK, Desa Dolago 3 KK, Desa Pombalowo 45 KK, dan Desa Olobaru 80 KK,” ujar Aziz.

Sehingga untuk jumlah jiwa yang terdampak bencana banjir kata Aziz ada sebanyak kurang lebih 1.146 jiwa. Lanjut Aziz, adapun kebutuhan mendesak saat ini di lapangan, yakni tenda pengungsi, selimut, perlengkapan bayi, air bersih, makanan siap saji, dan beras.

Terkait langkah BPBD Parimo, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, diantaranya dinas PUPRP dan Badan Ketahanan Pangan. Termasuk berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sulteng, hal tersebut guna memenuhi kebutuhan warga yang saat ini mendesak di lapangan.

“Hari ini teman-teman BPBD Parimo juga telah melakukan assesment di lapangan, membantu mengevakuasi warga yang rumahnya masih terancam serta mendirikan posko. Kami juga dibantu oleh TNI, POLRI, PMI, TAGANA dan Relawan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *