Disdikbud Parimo Susun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah

oleh -14 views
Rapat tim penyusun PPKD (Foto: Bidang Kebudayaan Disdikbud Parimo)

Reporter : Eli

PLANO, Parigi Moutong – Berdasarkan amanat Undang-Undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, perlu dilakukan langkah strategis sebagai upaya pemajuan kebudayaan melalui pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Itulah sebabnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, melalui Bidang Kebudayaan saat ini membentuk tim untuk menyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD).

Terkait itu, Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi  Moutong Sri Nur Rahma mengatakan, berdasarkan Undang-Undang, pemajuan kebudayaan bertujuan diantaranya untuk mengembangkan nilai-nilai luhur budaya bangsa, memperkaya keragaman budaya, melestarikan warisan budaya bangsa dan mempengaruhi arah perkembangan peradaban dunia.

“Sehingga kebudayaan menjadi haluan pembangunan nasional,” ungkap Sri, sapaanya akrabnya.

Ditambahkannya, objek pemajuan kebudayaan tersebut meliputi tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, dan olahraga tradisi. Kata dia, pada pasal 8 Undang-Undang nomor 5 tahun 2017, pemajuan kebudayaan salah satunya berpedoman pada pokok pikiran kebudayaan daerah.

Lanjut dia, penyusunan PPKD dimaksudkan untuk mengidentifikasi keadaan terkini dari perkembangan objek pemajuan kebudayaan, mengidentifikasi sumber daya manusia kebudayaan, lembaga, dan pranata kebudayaan, mengidentifikasi sarana dan prasarana kebudayaan, mengidentifikasi potensi masalah pemajuan kebudayaan dan menganalisis dan merekomendasi untuk implementasi pemajuan kebudayaan di daerah.

” Penyusunan PPKD juga mempedomani Permendikbud nomor 45 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan pokok pikiran kebudayaan daerah,” ujarnya.

Diketahui, tim penyusun PPKD yang dibentuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, juga melibatkan akademisi, Antrolog, Arkeolog, Budayawan dan  pihak terkait lainnya yang  saat ini tengah melakukan identifikasi dan pengumpulan data di lapangan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *