DD Lebo Rp 710 Juta Lebih, Biayai Dua Program Fisik, Satu Pelatihan Sisanya Buat Penanganan Covid

oleh -
Sekretaris Desa Lebo, Zulfikar (Foto:Eli)

Liputan : Eli

Beritaplano, Parigi Moutong – Desa Lebo Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong, dihuni 1227 jiwa yang sebagian besarnya adalah petani. Desa yang memiliki 340 KK itu, tahun ini mendapatkan Rp 710.259.000 Dana Desa (DD). Akibat pandemi virus corona, Pemerintah Desa Lebo tidak dapat menjalankan banyak program yang telah direncanakan sebab sebagian besar anggaran dialokasikan untuk penanganan covid-19.

Demikian disampaikan Sekertaris Desa Lebo, Zulfikar kepada Beritaplano.com saat ditemui di ruang kerjanya, senin (21/9/2020). Dia mengatakan, beruntungnya diditahap satu pencairan DD Lebo bisa melaksanakan program fisik yaitu pembuat plat duiker dan pagar sepak bola, kemudian pelatihan untuk aparat desa dan BPD.

“Untuk fisik semuanya ada di dusun II,” ujarnya.

Kata Zulfikar, pandemi covid-19 juga yang menyebabkan tahun ini tidak dapat melaksanakan program pemberdayaan. Sebagian besar anggaran DD Lebo dialokasikan untuk penanganan covid diantaranya pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Dari 1227 Jiwa, 110 orang terima BLT desa, 108 terima BLT pusat dan sekitar 200 KK yang menerima bantuan pangan dari Provinsi,” bebernya.

Lanjutnya, berdasarkan anggaran yang ada, kemampuan untuk menyalurkan BLT desa hanya sampai enam kali, atau terakhir pada September ini.

“Kami anggarkan berdasarkan kemampuan dana Desa Lebo,” tutupnya.

Baca juga Lima Desa Dilaporkan Dugaan Penyalahgunaan DD, Sakti : Inspektorat Sudah ‘Turun’

Baca juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *