DAK untuk Pembangunan dan Rehab SD Tetap Dicairkan

oleh -10 views
Kabid SD Ince Pina (Foto:istimewa)

Reporter : Eli

PLANO, Parigi Moutong – Disejumlah OPD, Dana Alokasi Khusus (DAK) dibatalkan oleh pemerintah pusat sehingga berdampak pada tertundanya pembangunan fisik. Beruntung, untuk DAK pendidikan khususnya yang diperuntukan bagi sekolah dasar, tahun ini tetap dicairkan.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang SD Ince Pina, kepada Beritaplano.com saat ditemui diruang kerjanya, selasa (28/4/2020).

“Bidang SD semua sesuai rencana anggaran desember 2019 kemarin, kita tetap dapat DAK Afirmasi dan DAK regular,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk DAK afirmasi digunakan untuk dua kegiatan yaitu pembangunan rumah dinas guru sebanyak Sembilan unit dan rehab rumah dinas guru sebanyak 29 unit.

“Rehab rumah dinas guru untuk 27 sekolah sebanyak 29 unit. Ada yang satu sekolah dapat dua unit, untuk DAK Afirmasi total pagu sebesar Rp 3, 743 milyar,” bebernya.

Secara rinci kata dia, untuk DAK regular digunakan untuk membiayai Sembilan menu yaitu rehab ruang kelas di 21 sekolah, 68 ruang, rehab jamban di 76 sekolah sebanyak 90 unit, rehab perpustakaan di 15 sekolah dan rehab ruang guru di 18 sekolah.

Sedangkan lanjut dia, pembangunan ruang kelas baru juga diberikan untuk 7 sekolah sebanyak 12 ruang, pembangunan jamban di 8 sekolah, ruang guru di 9 sekolah, ruang UKS di 20 sekolah, pembangunan ruang perpustakaan untuk  17 sekolah.

“beberapa sudah tahap perencanaan sampai di gambar, ada sudah sampai di penandatanganan mou. Kalau di kita sudah pada tahap sosialisasi,” jelasnya.

Lanjut dia, ada juga kegiatan yang dibiayai ABPD berupa timbunan dan pengadaan mobiler sebanyak 360 pasang.

“Tentu melihat data dapodik, jumlah siswa yang mana lebih prioritas. Direncanakan pertengahan bulan Mei sudah mulai jalan pembangunan fisiknya,” pungkasnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *