Bencana Lengkeka, 957 Jiwa Mengungsi dan Masih Membutuhkan Bantuan

oleh -3 views

Reporter : Basrul idrus

PLANO, Poso – Akibat curah hujan tinggi beserta angin kencang pada Selasa (3/3) kemarin, Desa Lengkeka Kecamatan Lore Barat Kabupaten Poso, diterjang banjir disertai tanah longsor. Tercatat ada 957 jiwa yang mengungsi dan masih membutuhkan bantuan hingga saat ini.

“Tepatnya tanggal 3 maret 2020 telah terjadi bencana banjir bandan yang terjadi di Desa Lengkeka kecamatan Lore Barat Kabupaten Poso, dalam suasana seperti ini kami pemerintah Kabupaten Poso tentunya sangat terpukul dan bersedih,” ujar Darmin Agustinus Sigilipu, Bupati Poso kepada sejumlah media, disela-sela kesibukannya.

Ia menambahkan, tepat pada pukul 17:50 wita ,sebanyak 952 jiwa warga Lengkeka sudah diungsikan kekantor Camat dan Puskesmas Lore Barat dan sebagian di ungsikan di Desa Tomehipi dan Desa Tageroa.

“Yang sudah terdata sampai saat ini, enam unit rumah hanyut kemudian ada 24 rumah rusak berat dan kurang lebih 100 unit rumah yang rusak ringan dan satu warga dinyatakan hilang, sampai saat ini dilakukan pencarian,” bebernya.

Kata dia, saat ini aparat gabungan sudah bekerja di lapangan yang terdiri dari tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten (BPBD) Poso, bersama-sama dengan TNI POLRI beserta aparat kecamatan di Lore Barat, tim kesehatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas.

“Tim kesehatan sudah membawa obat-obatan beserta bantuan lain juga alat berat yang sudah sementara bekerja. Mudah-mudahan langka-langkah yang sudah di lakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Poso bersama Basarnas Provinsi Sulawesi Tengah bisa membantu warga desa Lengkeka, ” harapnya.

Sementara itu, Jefri Tokii warga Desa Lengkeka mengatakan banjir ini merupakan kedua kalinya terjadi di Desa Lengkeka, sebelumnya pernah terjadi pada tahun 2008.

“Tahun 2008 tidak separah tahun ini, tahun ini rumahku dan kelima rumah lainnya sama sekali tidak ada yang bisa di selamatkan,” ujarnya

Ia menambahkan, banjir tersebut terjadi pada pukul 15:00 wita, hujan deras disertai angin kencang disusul dengan bajir dan longsor.

“Kami membutuhan uluran tangan atau kerelaan bantuan sembako, alas tidur, baju, selimut yang sesuai keadaan kami alami “ tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *