Bappelitbangda Seminarkan Hasil Riset Mitigasi Potensi Kegempaan, Tsunami Dan Liquifaksi

oleh -1 views

PLANO, Parigi Moutong – Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong menggelar seminar hasil riset terhadap potensi kegempaan, tsunami dan liquifaksi dikawasan perkotaan Parigi. Kegiatan tersebut dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Samin Latandu bertempat diruang pertemuan kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan (Dispusaka) Daerah rabu (30/10).

Samin Latandu mengatakan, seminar hasil penelitian ini merupakan salah satu tahapan yang perlu dikedepankan dalam rangka persiapan untuk membangun kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang belum bisa dipredikasi.

Hal tersebut kata dia, memiliki peran strategis dalam penyediaan rekomendasi kebijakan berdasarkan kaidah ilmiah dan sebagai inisiator penyedia alternatif kebijakan yang implementatif yang didukung oleh data dan fakta yang falid dengan mengidentifikasi masalah-masalah strategis baik bersifat aktual maupun potensial termasuk prediksi yang nantinya akan dihadapi oleh pemerintah daerah baik dalam jangka menengah atau jangka panjang.

Dia menambahkan, bahwa kawasan pinggiran pantai Kota Parigi adalah juga merupakan salah satu kawasan permukiman yang cukup padat penduduk  maka dari itu sangat diperlukan riset terkait potensi kegempaan, tsunami dan likuifaksi. Sehingga, kata dia, apabila dilakukan pembangunan infrastruktur atau penataan pemukiman kedepan maka dapat dilakukan perencanaan yang ramah gempa sebagai salah satu tindakan mitigasi atau meminimalisir kerugian yang lebih banyak.

“Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman gempa tsunami dan Liquifaksi.” Ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sub bidang Ekonomi dan Pembangunan Mardiana, selaku panitia penyelenggara kegiatan mengatakan bahwa maksud dilaksanakannya seminar hasil riset terhadap potensi kegempaan, tsunami dan liquifaksi di kawasan perkotaan Parigi yaitu untuk menganalisa stabilitas tanah terhadap liquifaksi dan juga untuk mendapatkan gambaran kondisi keadaan tanah lokasi penelitian terhadap potensi liquifaksi yang kemungkinan terjadi berdasarkan bencana gempa yang sesudahnya pernah terjadi di Parigi Moutong khususnya pada kawasan perkotaan.

Kemudian hasil riset itu kata Mardiana, dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan dikemudian hari, selanjutnya juga sebagai sumber informasi dan pengetahuan bagi masyarakat umum diwilayah perkotaan mengenai tanah yang memiliki potensi terhadap bahaya liquifaksi.

Lanjut dia, hasil  akhir penelitian dan pengembangan dalam bentuk rekomendasi kepada kepala daerah, dan hasil riset tersebut disampaikan kepada instansi terkait dan juga kepada masyarakat umum.

Diketahui, riset mitigasi potensi kegempaan, tsunami dan iquifaksi dilakukan ditiga lokasi yaitu Keluharan Bantaya, Maesa dan Desa Boyantongo. Penelitian mitgasi ini dikerjasamakan dengan akademisi dari Unversitas Tadulako. (Humas Pemda Parigi Moutong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *