100 KK Warga Bambalemo Terima BLT Desa, 105 KK Terima BST

oleh -56 views
100 KK Warga Bambalemo Terima BLT Desa, 105 KK Terima BST
Kepala Desa Bambalemo Irfan

Laporan: Eli Leu

PLANO, Parigi Moutong – Sebanyak 100 Kepala Keluarga (KK) di Desa Bambalemo Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong, menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) bersumber dari Dana Desa (DD) dan 105 KK menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial.

Demikian disampaikan Kepala Desa Bambalemo Irfan kepada Beritaplano.com, senin (8/6/2020) di kediamannya. Irfan mengatakan, warga yang tidak terakomodir di Bantuan Langsung Tunai Desa diusulkan sebagai penerima BST Dinas Sosial dan Bantuan Sosial Provinsi.

“BLT Desa kita ada 100 KK, Bansos Provinsi sekitar 300 KK dari Desa Bambalemo yang kita ajukan, tinggal menunggu, berapa yang akan disetujui,” terangnya.

Irfan mengatakan, untuk BLT desa senilai Rp 600 ribu dan sudah satu kali pencairan, demikian juga BST Kemensos senilai Rp 600 ribu diterima di kantor PT.POS Indonesia, Parigi.

“Kalau Bansos Provinsi kami Desa Bambalemo belum tau berapa jumlahnya apakah dia uang tunai atau bukan. BST dari Dinsos masyarakat terima uang di kantor Pos Rp 600 ribu,” jelasnya.

Kata dia, yang sangat diperhatikan oleh pemerintah desa adalah persoalan data penerima. Jangan sampai ada yang menerima ‘ganda’ bantuan serupa. Olehnya kata dia, pihak penginput harus benar-benar memastikan tidak ada kesalahan.

Mengantisipasi kesalahan tersebut pihaknya selalu melakukan pengecekan secara mendetail agar tidak bermasalah kemudian hari dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai.

“Kalau aturannya yang sudah menerima PKH tidak boleh lama terima BLT, BST atau bansos Provinsi, jadi kami benar-benar ingin memastikan tidak ada yang ganda,” tandasnya.

Dia menjelaskan, terkait adanya informasi bahwa penyaluran BLT Desa Bambalemo akan diperpanjang sampai September 2020, Irfan mengaku masih menunggu petunjuk dan edaran resmi dari pemerintah daerah.

“Rencana penambahan tiga bulan sampai bulan september tetapi dengan angka Rp 300 per bulan, sudah beredar informasi itu dimana-mana hanya kami harus menunggu edaran resmi dari pemerintah daerah. Juli, Agustus, dan Sepetember itu yang tambahan,  tetapi April, Mei, dan Juni tetap Rp 600 ribu,” tutupnya.

Baca Juga: 7 Anggota Keluarga Dari 1 Orang Positif Corona Jalani Isolasi dan Test Swab

Baca Juga: Parimo Jebol, Gugus Tugas Parimo Benarkan 1 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *