Aziz Tombolotutu : Pemberlakuan PCR Swab Hanya di Posko Perbatasan Kecamatan Moutong

oleh -
Kepala pelaksana (kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Aziz Tombolotutu

Laporan : Faradiba

Beritaplano, Parigi Moutong – Kepala pelaksana (kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Aziz Tombolotutu menyampaikan untuk pelaku perjalanan dari Provinsi Gorontalo yang akan melintas di Kabupaten Parigi Moutong sudah diwajibkan harus memiliki hasil PCR Swab.

Hal itu  kata Aziz Tombolotutu tersebut menindaklanjuti dari Inpres Nomor 6 Tahun 2020 dan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 32 Tahun 2020 serta penegasan dari Surat Edaran Gubernur Sulteng Nomor 440/519/DINKES Tanggal 22 September 2020.

“Saat ini dalam Peraturan Bupati (Perbup) Parigi Moutong yang disusun Gugus Tugas Covid-19 Parigi Moutong, baru satu titik posko yang memberlakukan hasil PCR Swab, yakni posko perbatasan Moutong dan Provinsi Gorontalo,” ujar Aziz Tombolotutu yang dihubungi media ini via telepon genggamnya, Senin (28/9/2020).

Lanjut Aziz Tombolotutu, untuk titik perbatasan yang menghubungkan Parigi Moutong dengan Kabupaten/Kota lainnya dalam Perbup belum mewajibkan harus ada hasil Rapid Test atau PCR Swab.

“Perbupnya sudah jadi, tinggal proses tandatangan oleh Pak Bupati,”terang Aziz Tombolotutu.

Namun, untuk titik posko penjagaan lainnya kata Aziz Tombolotutu, pihaknya (hari ini-red) akan melakukan rapat bersama Forkompinda dan Camat se-Kabupaten Parigi Moutong, untuk membahas penjagaan di posko pintu-pintu masuk Parigi Moutong.

“Salah satu yang akan di bahas juga pada rapat itu adalah pemberlakukan hasil Rapid Test untuk para pelaku perjalanan yang hendak masuk ke Parigi Moutong,”tandas Aziz Tombolotutu.

Sehingga ditegaskannya bahwa pintu masuk selain perbatasan Kecamatan Moutong dan Provinsi Gorontalo, Pemda Kabupaten Parigi Moutong saat ini belum menerapkan dan memberlakukan hasil Rapid Test dan PCR Swab untuk para pelaku perjalanan.

Diketahui, berdasarkan data Pusdatina Provinsi Sulteng, Kabupaten Parigi Moutong saat ini masuk dalam kawasan Zona hijau pandemi Covid-19.

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Drs. H. Longki Djanggola menyampaikan untuk seluruh pelaku perjalanan dari luar Sulteng wajib memiliki hasil PCR Swab. Hal tersebut mulai berlaku tanggal 28 September 2020.

“Pelaku perjalanan dari luar wilayah Sulteng harus wajib memiliki hasil PCR Swab, pemeriksaannya akan dilakukan di bandara udara, pelabuhan laut, perbatasan darat, yang efektif mulai berlaku 28 September 2020,” ujar Longki saat memimpin rapat koordinasi penerapan disiplin protocol kesehatan Covid-19 bersama unsur Forkompimda Sulteng yang dilaksanakan secara virtual bersama Bupati/Walikota se-Sulteng, Rabu (23/9/2020).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *