30 Capas Ikut Diklat, Wabup : Harap Patuhi Prokes Covid

oleh -

PARIGI MOUTONG – Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai SE membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan Calon Paskibraka (CAPAS) Kabupaten Parigi Moutong tahun 2021, di lantai II Kantor Bupati. Rabu (7/7/2021).

Pada kesempatan itu, Wabup menegaskan bahwa dalam pelaksanaan Diklat seluruh CAPAS, pelatih dan siapapun yang terlibat dalam kegiatan harus mematuhi protokol kesehatan (Prokes) covid-19.

“Dalam situasi masa pandemi covid-19 juga harus tetap menjaga Protokol Kesehatan (Prokes),” himbau Wabup.

Wabup menyampaikan dalam situasi pandemi covid 19, untuk pelaksanaan peringatan hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke- 76 di tahun 2021 kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Meski kata ia, sudah mendapat petunjuk pelaksanaanya akan tetapi secara teknis di lapangan belum bisa memastikan bahwa pelaksanaan upacara peringatan hari kemerdekaan ke 76 pada 17 agustus 2021 di Kabupaten Parigi Moutong nanti, bisa dilaksanakan seperti biasanya.

“Perlu adanya koordinasi yang baik dari instansi terkait dalam segala persiapannya,” tandasnya.

Wabup mengimbau kepada 30 Capas agar selalu mematuhi Prokes, karena akan mengikuti pendidikan dan pelatihan kurang lebih satu bulan sebelum dikukuhkan sebagai Paskibraka.

“Semua peserta tetap dalam kondisi sehat dan terhindar dari virus covid19, dan bila perlu untuk memastikan agar terhindar dari covid 19 semua peserta harus divaksin,” imbaunya.

Sementara itu, laporan ketua panitia pelaksana selaku Kepala Bidang Kepemudaan pada Disporapar, Mardiana,SE,M.AP menyampaikan, maksud dan tujuan dilaksanakanya Diklat Calon Paskibraka tahun 2021 untuk memberikan pengetahuan dan pendidikan paskibraka dan tata cara pengibaran bendera pusaka merah putih yang dilaksanakan pada 17 agustus 2021 dalam memperingati hari kemerdekaan RI ke-76 tahun.

Lanjut mardiana, peserta diklat Capas sejumlah 30 peserta yang terdiri dari siswa siswi sekolah menengah atas dan sederajat, peseranya hasil dari seleksi di 22 kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong.

“Dari hasil seleksi tersebut mengutus tiap perwakilan kecamatan hanya di 22 kecamatan saja dan untuk ditahun 2021 ini bahwa panitia seleksi tidak melaksanakan seleksi disatu kecamatan yaitu di Kecamatan Taopa, “tutupnya.

Sambutan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Dra.Hj. Alina A.Deu,M.Si menyampaikan, kepada peserta selaku duta pancasila tentunya harus menjaga amanat nama baik sekolah dan daerahnya masing masing, dengan harapan semua peserta juga sudah harus tentu bisa menghafal dan menguasai isi kandungan nilai dari pancasila.

“Pentingya pancasila ditanamkan pada diri seorang pemuda adalah menjadi satu nilai positif bagi seorang pemuda selaku anak bangsa dan juga selaku penerus dan calon pemimpin bangsa,”tutur Alina. (SUMBER : BAGIAN PROKOPIM PEMDA PARIMO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.