2020 Enam Desa di Parimo Terima HKP

oleh -2 views
Alim Bahri S,Km

Reporter : Eli

PLANO, Parigi Moutong – Tahun 2020 Kabupaten Parigi Moutong menerima program Hibah Khusus Pamsimas (HKP), program HKP ini akan diberikan untuk enam desa yang masuk dalam kategori wilayah merah dan kuning.

Hal itu diungkapkan Alim Bahri S,Km korkab Pamsimas Parigi Moutong, saat menghadiri Workshop Riview dan Monitoring Rencana Aksi Daerah Air Minum dan Penyehatan Lingkungan  (RAD-AMPL) di Parigi Moutong, yang digelar di ruang pertemuan Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kamis (7/11/2019).

Alim menjelaskan, program HKP diberikan untuk desa yang sebelumnya sudah mendapatkan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) namun saat ini sudah tidak berfungsi atau berfungsi sebagian.  

“Wilayah merah itu yang ada pamsimas tetapi tidak berfungsi, dikarenakan kekurangaan debit air, bencana, organisasi kelembagaan yang tidak jalan, rusak,” ujarnya.

Kondisi seperti ini kata dia, dijumpai pada desa yang mendapatkan program Pamsimas antara tahun 2008 – 2012. Termasuk diantaranya enam desa yang mendapatkan HKP tahun 2020 yaitu Desa Olobaru, Tandaigi, Desa Ongka Trimuspasari, Tabolo-bolo, Tinombala dan Desa Lambanau.

“Kelembagaan tidak jalan itu dikarenakan pembayaran iuran yang tidak lancar, padahal desa diinstruksikan membuat Peraturan Desa untuk menarik iuran Pamsimas di masyarakat. Masalahnya pelaksanaan Perdes tidak sesuai harapan, sehingga kelembagaan tidak jalan, biaya pemeliharaan yang diharapkan dari situ tidak ada, rusak pipa ataupun sarana pendukung lain tidak ada biaya memperbaiki,” jelasnya.

Lanjut dia, HKP untuk enam desa ini dibagi pembiayaanya, tiga desa ditanggung oleh APBD dan tiga lagi ditanggung APBN. 

Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Vadlon menambahkan, pada dasarnya program HKP diberikan hampir sama dengan program baru hanya saja kata dia, masih perlu memeriksa dilapangan apa saja yang masih dapat difungsikan kembali.

“Di cek lagi apakah harus rehab total atau tidak, juga dalam ketentuan harus ada sepuluh persen sharing desa,” ujar Vadlon.

Dia mengatakan, sebelumnya Parigi Moutong telah ditawarkan untuk menerima HKP hanya saja daerah masih fokus menangani desa-desa yang memang belum pernah sama sekali menerim program Pamsimas.

“Tahun 2020 kita sduah komitmen penyertaan APBD dan sepuluh persen APBDes,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *