15 Februari PPK Terpilih Diumumkan, KPU Masih Buka Ruang Tanggapan Masyarakat

oleh -4 views


Reporter : Eli


PLANO, Parigi Moutong- Tanggal 15 Februari 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parigi Moutong akan mengumumkan hasil seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah.


Hal itu diungkapkan Gafur, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Parigi Moutong, kepada Beritaplano.com saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (12/02/2020).


“Setelah sebelumnya seleksi berkas, tes tulis dan kemudian tes wawancara kemarin, boleh dikatakan sukses. Semua hal-hal yang ditanyakan (wawancara) bisa dijawab termasuk juga klarifikasi tanggapan atau masukan masyarakat,” jelasnya.


Gafur menambahkan, dalam waktu dekat KPU akan menggelar pleno penetapan bagi nama-nama yang masuk dilima besar, pasca tahapan seleksi sebelumnya.


“Lima nama yang diplenokan itu akan bertugas selama tahapan pemilihan,” ujarnya.


Kata dia, sesuai jadwal, KPU masih membuka ruang untuk masukan dan tanggapan masyarakat, sehingga tidak menutup kemungkinan lima nama yang nantinya diplenokan untuk ditetapkan masih bisa dimintakan klarifikasi.


Gafur menambahkan, tanggapan masyarakat tahap dua dibuka tanggal 15-21 Februari 2020, sebelum ada pelantikan PPK.


“Kita masih menerima masukan dan tanggapan masyarakat tahap dua, setelah diumumkan nantinya. Masukan yang bersifat positif dan dugaan-dugaan, kita klarifikasi kebenarannya, tetapi jika tidak terbukti kan kita tidak bisa paksakan, sebab kita juga tidak cukup bukti,” jelas Gafur.


Gafur menjelaskan, pasca ujian tulis seharusnya ada 228 orang yang mengikuti tes wawancara, namun setelah dilakukan tahapan wawancara ada tiga peserta yang tidak ikut seleksi wawancara.


“satu orang laki-laki dan dua orang perempuan, dari Kecamatan Torue satu orang, Sidoan satu orang dan Tinombo satu. Sehingga Tinombo tinggal tujuh orang,” ungkapnya.


Menurut Gafur, perekrutan kali ini sangat terasa antusiasme masyarakat menanggapi proses seleksi PPK, dibading tahun-tahun sebelumnya ada lebih banyak repson berupa masukan dan tanggapan masyarakat.


“Kami apresiasi secara positif, ternyata KPU mendapat perhatian masyarakat, kita semua kan tidak ingin merekrut penyelanggara yang tidak memiliki integritas. Itulah sebabnya tanggapan dan masukan masyarakat dianggap sebagai bagian penting,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *